Kisah 3 :
Gunakanlah Sebaik-baiknya Potensi
yang Ada
“kreeeeeeeeeeek .... byor ....”
“kreeeeeeeeeeek .... byor ....”
Sudah terlalu banyak
masyarakat kota telah melupakannya, tak ada lagi kesulitan untuk
mendapatkannya, kecuali hanya beberapa titik kota dan daerah saja yang belum
merasakan kejernihannya. Memang sungguh ironi negara yang kaya dengan sumber
dayanya malah masyarakatnya masih belum bisa merata untuk merasakannya. Jika
dilihat dari sejara singkat negara ini telah terlalu baik dan indah sehingga
menggundang banyak penjajah yang ingin menjadikan negara ini sebagai negara
jajahannya. Secara logika, tidak akan ada orang yang mau menjajah atau
menduduki suatu daerah jika tidak mempunyai potensi. Dan negara ini merupakan
salah satu negara yang patut kita banggakan karena mempunyai terlalu banyak
potensi hingga lupa potensi mana yang harus dikembangkan. Bahkan pada hal yang
sangat kecilpun yaitu mengenai Air Bersih.
Pada beberapa daerah
air bersih di Indonesia sangatlah langkah dan sulit untuk dinikmati bagi
rakyatnya. Tapi di sebagian daerah air bersih seakan akan tidak terlalu penting
sehingga dengan enaknya mereka membuang-buang kenikmatan Tuhan yang satu itu.
Apa yang salah? Dimana letak
kesalahannya?. Belum diketahui solusi yang benar tentang itu. Dan yang bisa
dilakukan sekarang hanya rasa berbagi dan persaudaraan yang ada, TAJAMkan hati
nurani masing masing, sehingga bisa merasakan rasa saudara kita masing masing.
Suatu hari saya pernah
pergi berkemah, jika tak salah tempat itu berada di daerah Jawa Timur. Tepatnya
sekitar Kabupaten Lengkong Desa Ketandan. Memang seperti seorang survival,
tempat yang panas hingga tanahpun tak mau bersatu (retak retak) sangking
keringnya daerah itu. Hawa yang panas diselimuti debu adalah teman kami dalam
perkemahan itu. Aktifitas warga yang masih bercocok tanam tembakau adalah
menjadi andalan mereka. Yang menjadi ironi nya, saya sebagai umat beragama
Muslim pun tak terdengar suara adzan dari daerah itu. Air sulit di dapat,
jamban masih jarang yang punya, dan kebudayaan Islam yang masih perlu di
ajarkan khususnya Mengaji dan Sholat.
Di daerah itu para
panitia mengadakan jejak petualang. Dimana para peserta melakukan petualangan
desa. Yang kami dapatkan bahwa sumber air yang di dapat adalah dari hasil
pengeboran sumur. Dan pengeboran nya tidak gemen-gemen kawan. Dalamnya
bisa mencapai kurang lebih 20m dari permukaan laut. Sungguh patut disyukuri
kita yang masih diberi kemudahan dalam mendapatkan air. Bagi mereka, seakan
akan air sudah menjadi dewa bagi mereka. Padahal di tempat lain keberadaan
sumur air malah tercampakan karena sudah ada mesin air sehingga keadaan sumur
itu lambat laun menjadi keruh. Disinalah saya berfikir, kenapa ada sumur dengan
air yang keruh dan ada juga sumur dengan air yang sangat jernih. Dan jawabannya
hanya ada satu yaitu BERMANFAAT.
Perumpamaan ini berlaku
dalam kehidupan bisnis, sosial maupun kepribadian kita sendiri. Jika ada
pilihan, mana yang akan anda pilih sumur yang keruh atau sumur yang jernih?
Dengan 100% keyakinan saya anda akan memilih yang jernih. Dengan berbagai
sebab. Inilah gambaran kita dalam kehidupan. Tidak ada sebuah perusahaan
merekrut tenaga kerjanya yang tidak memunyai bakat, atau dalam artian ini
mengambil sumur yang keruh. Dan tidak ada masyarakat yang mau berteman dan menjadikannya
rekan kerja jika rekan itu tidak terlalu berguna bagi pekerjaannya, atau tidak
mempunyai skill apapun dari orang itu. Dan dalam kepribadian kita pun
berlaku demikian. Tuhan tidak akan mencitakan sesuatu yang tidak bermanfaat
dalam tubuh atau diri kita. Jika anda bayangkan, bgaian tubuh manakah yang
menurut anda tidak bermanfaat?. Insya Allah, seluruh organ tubuh yang
ada pastilah bermanfaat.
Ada sebuah untaian kata
berbunyi “Sebaik baik manusia adalah yang berakhlak baik dan berguna bagi
sesama manusia”, yuk ... mari kita renungkan. Sudah berbuat apakah dirikita
bagi Agama, Lingkungan, atau untuk diri kita sendiri? Dan jika anda menjawab
SUDAH, maka mari kita tingkatkan untuk menjadi diri kita yang lebih baik. Dan
jika anda menjawab BELUM, maka yuk ... ! hari ini masih belum ada kata
terlambat untuk menjadi orang yang berguna bagi saudara kita. Tidak ada kata
mengeluh yang ada bahwa ANDA BISA, jika memang orang lain bisa. Karena kita
semua sama dan pasti KITA BISA.
Lakukan hidup anda
menjadi kepribadian yang lebih baik, gunakanlah terus potensi anda sehingga
bisa menjadi pribadi pribadi yang cerdas, dan berguna bagi yang lain. Ibarat
sebuah sumur jika digunakan terus menerus maka akan semakin jernih jernih dan
jernih. Akan tetapi kawan kita lihat jika tak pernah terpakai, ia akan menjadi
keruh keruh dan keruh bahkan bisa mengeluarkan bau yang tidak sedap. Oleh
karena itu, selagi masih belum ada kata terlambat. Yuuuk !!! kita gunakan, kita
manfaatkan potensi potensi yang telah diberikan Tuhan kepada kita. Sehingga
bisa menjadi pribadi pribadi yang hebat. Amiin ...
*** Don’t Give Up, Be Smart n Be Happy ***
Salam Maestro !!!
*** Bahagia, Sukses dan Mulia ***