Pengunjung

Tuesday, 18 March 2014

TAUBAT HAMBA YANG TAAT

Pada zaman Nabi Musa AS, Bani Israel ditimpa musim kemarau yang berpanjangan.  Mereka pun berkumpul mendatangi Nabi mereka. Mereka berkata, “Ya Kalimallah, berdoalah kepada Rabbmu agar Dia menurunkan hujan kepada kami”. Maka berangkatlah Musa A.S. bersama kaumnya menuju padang pasir yang luas. Waktu itu mereka berjumlah lebih dari 70 ribu orang. Mulailah mereka berdoa dengan keadaan yang lusuh dan penuh
debu, haus dan lapar.

Nabi Musa berdoa, “Ilaahi! Asqinaa ghaitsak.. wansyur ‘alaina rahmatak.. warhamnaa bil  athfaal ar rudhdha’.. wal bahaaim ar rutta’.. wal masyaayikh ar rukka’..” Setelah itu langit tetap saja terang benderang, matahari pun bersinar makin menyilau (maksudnya segumpal awan pun tak jua muncul). Kemudian Nabi Musa berdoa lagi, “Ilaahi..
asqinaa”..

Allah pun berfirman kepada Musa, “Bagaimana Aku akan menurunkan hujan kepada kamu sedangkan di antara kalian ada seorang hamba yang bermaksiat sejak 40 tahun yang lalu. Umumkanlah di hadapan manusia agar dia berdiri di hadapan kalian semua. Kerana dialah, Aku tidak menurunkan hujan untuk kamu”.

Maka Musa pun berteriak di tengah-tengah kaumnya, “Wahai hamba yang bermaksiat kepada Allah sejak 40 tahun, keluarlah ke hadapan kami, kerana engkaulah hujan tak  turun”. Seorang lelaki menjeling ke kanan dan kiri, maka tak seorang pun yang keluar di hadapan manusia, saat itu pula ia sedar kalau dirinya yang dimaksudkan.

Ia berkata dalam hatinya, “Kalau aku keluar ke hadapan manusia, maka akan terbuka rahsiaku. Kalau aku tidak berterus terang, maka hujan pun tak akan turun”. Maka hatinya pun gundah-gulana, air matanya pun menitis, menyesali perbuatan maksiatnya sambil berkata , “Ya Allah, Aku telah bermaksiat kepadaMu selama 40 tahun, selama itu pula Engkau menutupi aibku. Sungguh sekarang aku bertaubat kepadaMu, maka terimalah taubatku”.

Tak lama setelah pengakuan taubatnya tersebut, maka awan-awan tebal pun muncul, semakin lama semakin tebal menghitam, dan akhirnya turunlah hujan. Musa pun kehairanan, “Ya Allah, Engkau telah turunkan hujan kepada kami, namun tak seorang pun yang keluar di hadapan manusia”. Allah berfirman, “Aku menurunkan hujan kepada kamu oleh sebab hamba yang kerananya hujan tak turun telah bertaubat kepadaKu”.

Musa berkata, “Ya Allah, tunjukkan padaku hamba yang taat itu”. Allah berfirman, “Ya Musa, Aku tidak membuka aibnya sewaktu dia masih bermaksiat kepadaKu, apakah Aku perlu membuka aibnya sedangkan dia taat kepadaKu?”

Begitulah baiknya Tuhan..kalau lah dibuka aib kita setiap kali kita melakukan dosa, tentu lah malunya manusia. Tetapi dengan rahmatNya di tutup aib bahkan sekiranya bertaubat dan Allah ampunkan dosa2 bahkan bila  taubat di terima, akan di padam segala keaiban tersebut.

Saturday, 15 March 2014

Islam Terancam

Erdogan: Kami Bangga Menjadi Teroris!
By: Nandang Burhanudin
****    
Waktu 2 minggu lalu saya mengupdate status tentang pembantaian di Afrika Tengah, banyak yang komen sinis dan nyinyir. Bahkan kata-kata yang dituliskan di FP saya: Nandang BUrhanudin dipenuhi dengan kata; STUPID, HOAx, dan kata-kata yang mencerminkan jati dirinya. Saya dianggap penebar isu dan ingin memindahkan konflik Timur Tengah-Afrika ke Indonesia.

Namun kini semua tak ada yang komentar, bahwa berita pembantaian Muslim Afrika Tengah adalah terjadi. Kini jumlah muslim hanya tersisa 900 orang, dari 100.000 jiwa. Seorang ulama Afrika Tengah, Muhammad Said Ismail, untuk menjelaskan kondisi sebenarnya yang dialami umat Islam Afrika Tengah. Seperti diberitakan situs alukah, edisi Ahad (9/3/2014) kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, Ismail mengatakan, “Kami sebenarnya mampu membela diri, melawan milisi-milisi Kristen. Tetapi pasukan Perancis yang seharusnya berkewajiban menjaga perdamaian melucuti kami, dan membiarkan milisi Kristen bersenjata, sehingga kami menjadi mangsa yang mudah bagi mereka.”

Bagi saya, yang bodoh adalah yang tidak mampu menarik benang merah. Bahwa ada konspirasi global untuk menghabiskan muslim dunia. Ada yang dibunuh. Ada yang dihabisi hak politiknya. Bahkan organisasi sebesar Ikhwanul Muslimin saja, dianggap teroris hanya karena mampu menang Pemilu.

Kini yang tersisa ada 3 negara muslim.

1. Malaysia.
Banyak ahli yang memprediksi, muslim Malaysia akan dienyahkan. Target awal adalah, menghapus sistem kerajaan dan full diganti dengan sistem demokrasi terbuka. Karena kerajaan dianggap masih menjadi benteng Islam di semenanjung dan Serawak.

2. Indonesia.
Target di Indonesia bukan pembantaian. Karena jika pembantaian, akan mudah bagi muslim awam sekalipun untuk melawan. Tragedi Poso tidak akan dijadikan pilihan oleh kaum Noni-LIberal-Sekuler-ALiran Sesat. Target di Indonesia adalah pengkerdilan kekuatan Islam politik di arena politik nasional. Tentu upaya ini dibantu oleh umat Islam dari dalam, yang gembar-gembor mengharamkan demokrasi dan mengajak Golput. Kelompok ini yang tercatat di Palestina sebagai kontra HAMAS dan FATAH sekaligus. Sedang di MEsir, malah prokudeta.

3. Turki.
Target di Turki adalah merusak citra Erdogan dan partai AKP dengan isu korupsi. Bahkan Obama, Presiden AS ikut mengomentari kasus korupsi di Turki, seakan AS adalah negara suci. Disinyalir, Turki akan digiring dengan isu sebagai negara teroris. Namun kecerdasan Erdogan dalam mengelola negara, membuat AS-Barat kebingungan menggiring Turki.

Erdogan tegas mengatakan, "Kami (sejak berkuasa) telah membuat tank, kapal perang, pesawat tempur pertama, dan satelit militer pertama. Kami telah menanam 2.770.000.000 (2 milyar 770 juta) pohon. Di bidang ekonomi, kami berhasil membawa Turki dari posisi 111 ke posisi 16 negara dunia.Kami sukses melunasi seluruh hutang dan membawa Turki meraih surplus ekspor dari 23 milyar ke 153 milyar. Ke depan, kami akan mencetak 300.000 ilmuwan yang akan dituasi riset ilmiah selama 10 tahun. Turkish Airline meraih peringkat nomor 1 di Eropa. Rakyat Turki sendiri yang berhak memberikan penilaian kepada kami di kotak suara pemilu (nanti)". Bila ini disebut teroris, saksikan, diriku bangga menjadi teroris.".

Friday, 14 March 2014

Keutamaan Sholat malam

Shalat malam atau shalat tahajud adalah amalan yang mulia. Inilah kebiasaan orang sholeh. Mereka biasa menjaga shalat malam mereka. Waktu malam mereka banyak digunakan untuk bermunajat pada Allah. Apalagi ketika mendapati sepertiga malam terakhir, mereka memperbanyak do'a kepada Allah karena mengingat keutamaan do'a mustajab kala itu. Semoga dengan mengetahui keutamaan shalat tahajud berikut ini kita semakin giat menjaganya. Allah Ta'ala berfirman,

أَمْ مَنْ هُوَ قَانِتٌ آَنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآَخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ

“(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. ” (QS. Az Zumar: 9). Yang dimaksud qunut dalam ayat ini bukan hanya berdiri, namun juga disertai dengan khusu' (Lihat Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim, 12: 115). Salah satu maksud ayat ini, “Apakah sama antara orang yang berdiri untuk beribadah (di waktu malam) dengan orang yang tidak demikian?!” (Lihat Zaadul Masiir, Ibnul Jauzi, 7/166). Jawabannya, tentu saja tidak sama.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ

“Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah –Muharram-. Sebaik-baik shalat setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah)

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأْبُ الصَّالِحِيْنَ قَبْلَكُمْ وَهُوَ قُرْبَةٌ إِلَى رَبِّكُمْ وَمُكَفِّرَةٌ لِلسَّيِّئَاتِ وَمَنْهَاةٌ عَنِ الإِثْمِ

“Hendaklah kalian melaksanakan qiyamul lail (shalat malam) karena shalat amalan adalah kebiasaan orang sholih sebelum kalian dan membuat kalian lebih dekat pada Allah. Shalat malam dapat menghapuskan kesalahan dan dosa. ” (Lihat Al Irwa' no. 452. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Mu'adz bin Jabal radhiyallahu 'anhu berkata, "Shalat hamba di tengah malam akan menghapuskan dosa." Lalu beliau membacakan firman Allah Ta'ala,

تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ

"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, ..." (HR. Imam Ahmad dalam Al Fathur Robbani 18/231. Bab "تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ ")

'Amr bin Al 'Ash radhiyallahu 'anhu berkata, "Satu raka'at shalat malam itu lebih baik dari sepuluh rakaat shalat di siang hari." (Disebutkan oleh Ibnu Rajab dalam Lathoif Ma'arif 42 dan As Safarini dalam Ghodzaul Albaab 2: 498)

Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata, "Barangsiapa yang shalat malam sebanyak dua raka'at maka ia dianggap telah bermalam karena Allah Ta'ala dengan sujud dan berdiri." (Disebutkan oleh An Nawawi dalam At Tibyan 95)

Ada yang berkata pada Al Hasan Al Bashri , "Begitu menakjubkan orang yang shalat malam sehingga wajahnya nampak begitu indah dari lainnya." Al Hasan berkata, "Karena mereka selalu bersendirian dengan Ar Rahman -Allah Ta'ala-. Jadinya Allah memberikan di antara cahaya-Nya pada mereka."

Abu Sulaiman Ad Darini berkata, "Orang yang rajin shalat malam di waktu malam, mereka akan merasakan kenikmatan lebih dari orang yang begitu girang dengan hiburan yang mereka nikmati. Seandainya bukan karena nikmatnya waktu malam tersebut, aku tidak senang hidup lama di dunia." (Lihat Al Lathoif 47 dan Ghodzaul Albaab 2: 504)

Imam Ahmad berkata, "Tidak ada shalat yang lebih utama dari shalat lima waktu (shalat maktubah) selain shalat malam." (Lihat Al Mughni 2/135 dan Hasyiyah Ibnu Qosim 2/219)

Tsabit Al Banani berkata, "Saya merasakan kesulitan untuk shalat malam selama 20 tahun dan saya akhirnya menikmatinya 20 tahun setelah itu." (Lihat Lathoif Al Ma'arif 46). Jadi total beliau membiasakan shalat malam selama 40 tahun. Ini berarti shalat malam itu butuh usaha, kerja keras dan kesabaran agar seseorang terbiasa mengerjakannya.

Ada yang berkata pada Ibnu Mas'ud, "Kami tidaklah sanggup mengerjakan shalat malam." Beliau lantas menjawab, "Yang membuat kalian sulit karena dosa yang kalian perbuat." (Ghodzaul Albaab, 2/504)

Lukman berkata pada anaknya, "Wahai anakku, jangan sampai suara ayam berkokok mengalahkan kalian. Suara ayam tersebut sebenarnya ingin menyeru kalian untuk bangun di waktu sahur, namun sayangnya kalian lebih senang terlelap tidur." (Al Jaami' li Ahkamil Qur'an 1726)

Tutuplah shalat malam (tahajud) dengan shalat witir.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اجْعَلُوا آخِرَ صَلاَتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرً

“Jadikanlah akhir shalat malam kalian adalah shalat witir.” (HR. Bukhari no. 998 dan Muslim no. 751)

Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.

@ Riyadh, KSA, 28 Shafar 1433 H

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Keutamaan Puasa sunnah

Kita disunnahkan berpuasa dalam sebulan minimal tiga kali. Dan yang lebih utama adalah melakukan puasa pada ayyamul bidh, yaitu pada hari ke-13, 14, dan 15 dari bulan Hijriyah (Qomariyah). Puasa tersebut disebut ayyamul bidh (hari putih) karena pada malam-malam tersebut bersinar bulan purnama dengan sinar rembulannya yang putih.
Dalil Pendukung
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ
“Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: 1- berpuasa tiga hari setiap bulannya, 2- mengerjakan shalat Dhuha, 3- mengerjakan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari no. 1178)
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ
“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979)
Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,
يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ
“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425. Abu ‘Isa Tirmidzi mengatakan bahwa haditsnya hasan).
Dari Ibnu Milhan Al Qoisiy, dari ayahnya, ia berkata,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُومَ الْبِيضَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ . وَقَالَ هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْرِ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).” Dan beliau bersabda, “Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.” (HR. Abu Daud no. 2449 dan An Nasai no. 2434. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُفْطِرُ أَيَّامَ الْبِيضِ فِي حَضَرٍ وَلَا سَفَرٍ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar.” (HR. An Nasai no. 2347. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Namun dikecualikan berpuasa pada tanggal 13 Dzulhijjah (bagian dari hari tasyriq). Berpuasa pada hari tersebut diharamkan.
Semoga sajian singkat ini bermanfaat bagi pembaca Muslim.Or.Id sekalian. Hanya Allah yang memberi taufik untuk beramal sholih.

Referensi:

Munafik

:: Kemunafikan Dan Jenis-Jenisnya ::

Pertama.
Nifaq I'tiqadi (Kemunafikan Dalam Keyakinan.
Yaitu pelakunya menampakkan keIslaman, tetapi menyembunyikan kekafiran.

Kemunafikan jenis ini ada 6 macam :
1. Mendustakan Rasulullah صلى الله عليه وسلم 

2. Mendustakan sebagian dari apa yg beliau bawa.

3. Membenci Rasulullah صلى الله عليه وسلم

4.Membenci sebagian dari apa yg beliau bawa.

5. Merasa senang dan gembira dengan kemunduran Islam.

6. Tidak senang dengan kemenangan Islam

Kedua.
Nifaq Amali (Kemunafikan Dalam Perbuatan).
Yaitu, melakukan sesuatu yg merupakan perbuatan orang-orang munafik, tetapi masih tetap ada iman di dalam hati.

Kemunafikan jenis ini ada lima macam, sebagaimana disebutkan di dalam hadits, "Tanda-tanda orang munafik ada tiga; apabila berbicara maka dia berbohong, apabila berjanji maka dia mengingkari, dan apabila dipercaya maka dia berkhianat." (HR Muslim)

Dalam sebuah riwayat, "Dan apabila bertengkar maka dia berbuat keji (dengan melampaui batas) dan apabila mengadakan perjanjian maka dia mengkhianatinya." (HR at-Tirmidziy dan ia berkata,"Hasan shahih")

Thursday, 13 March 2014

Usia Pernikahan

•• USIA PERNIKAHAN •• 

Sbelum tidurr:
6mngg: slamat bobo' sayang,
mimpi indah ya, mmmuach |
6bln: tolong matiin lampunya, silau
nih |
6thn: Kesana doong... kamu tidur dempet2an kayak mikrolet gini sih?!
---
Pakai Toilet:
6 mngg: ngga apa2, kamu
duluan deh, aku ngga buru2 koq |
6 bln: msih lama ngga nih? |
6 thn: brak! brak! brak! (suara
pintu digedor), kalo mau tapa di gunung kawi sono!
---
Ngajarin Nyetir:
6mngg: hati2 say, injek kopling
dulu baru masukin perseneling ya |
6bln: pelan2 dong lepas koplingnya |
6thn: pantesan sering ke bengkel, masukin persenelingnya aja kayak
gini!
---
Balesin SMS:
6mngg: iya sayang, bentar lagi
nyampe rumah koq, aku beli
martabak kesukaanmu dulu ya |
6bln: mct bgt di jln nih |
6thn: ok.
---
Dating process:
6mngg: I love U, I love U, I love U |
6bln: Of course I love U |
6thn: Ya iyalah!! kalau aku tidak
cinta kamu, ngapain nikah sama
kamu?
---
Pulang Kerja :
6mngg: Honey, aku pulang |
6bln : I'm BACK!! |
6thn: Si mbok masak apa hari ini??
---
Hadiah:
6mngg: Sayangku, kuharap kau
menyukai cincin yg kubeli |
6bln: Aku membeli lukisan,
nampaknya cocok dgn suasana
ruang tengah |
6thn: Nih duitnya, loe beli sendiri
deh yg loe mau
---
Telepon:
6mngg: Baby, ada yg pengen
bicara ama kamu di telpon |
6bln: Eh... ini buat kamu nih |
6thn: WOOIII TELPON BUNYI
TUUUHHH.... ANGK AT DUOOONG!!!

Trik Cegah Rantai Motor Putus di Tengah Jalan

Trik Cegah Rantai Motor Putus di Tengah Jalan

Banyak pengendara motor yang rantai motornya putus di tengah jalan, padahal kita sedang di buru waktu. Nah tak mau hal itu terjadi kan. Apa yang mesti dilakukan agar rantai motor tidak putus di tengah jalan?

Berikut beberapa tips untuk Anda.

1. Yang wajib Anda lakukan adalah melumasi rantai motor secara berkala dengan menggunakan pelumas khusus rantai atau chain lube 2.000-3.000 km. Minimal satu bulan sekali. Langkah itu perlu dilakukan agar menjaga rantai tidak kering dan karatan. Gunakan dengan sikat kecil seperti sikat gigi supaya merata.

Tetapi melumeri oli dengan pelumas satu bulan sekali (2.000-3.000 km) tidak perlu dilakukan ketika rantai motor Anda menggunakan O-ring.

"Rantai yang menggunakan O-ring tidak perlu pakai pelumas cukup di bersihkan. Rantai O-ring bisa digunakan untuk motor besar," kata Divisi Service PT YMKI, Muhammad Abidin kepada detikOto.

2. Bersihkan rantai dari kotoran dan air sebelum rantai dilumeri dengan pelumas. Sesering Anda mengecek kebersihan rantai, maka lebih baik.

3. Pastikan rantai memiliki ketegangan yang cukup. Tidak terlalu tegang dan tidak terlalu kendur. Umumnya, rantai yang di setel terlalu kencang akan memberi beban yang berlebih. Namun sebaliknya jika rantai yang di setel terlalu kendur dikhawatirkan akan membuat rantai terlepas dari mata gir.

Rantai kendur akan mengeluarkan suara aneh dan akan memberikan sentakan yang berlebih saat motor pertama kali dijalankan. Tingkat kekenduran optimalnya 2-3 cm.

4. Cek kondisi gir kecil. Biasanya banyak kotoran yang menempel pada bagian itu. Putaran rantai juga menjadi keset dan tidak lancar. Setelah itu pastikan gir depan dan gir belakang sejajar.

5. Ganti sproket depan, sproket belakang serta rantai begitu usianya sudah 1,5-2 tahun (15.000 km keatas). Jangan potong rantai dengan alasan menghemat kantong.

6. Jangan keseringan melakukan akselerasi sejak awal, karena memperpendek usia logam rantai. "Terlalu sering akselerasi maka memperpendek usia logam," tutup Abidin.
 

Sumber : oto.detik.com (copas)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review