BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang
Sebagai seorang guru, pernahkah anda menghadapi kesulitan dalam menjelaskan suatu materi pelajaran kepada siswa? Misalnya keinginan menjelaskan tentang seekor binatang yang disebut harimau kepada siswa SD kelas awal, atau ada keinginan menjelaskan tentang pesawat terbang kepada murid yang berada di pedalaman irian, Sulawesi, Kalimantan atau di tempat lain yang tidak ada pesawat terbang. Atau menjelaskan supermarket kepada siswa yang berada di kampung, menghadapi masalah tersebut, biasanya ada cara yang mungkin dilakukan.
Diantaranya mungkin akan bercerita tentang harimau, pesawat terbang atau supermarket. Bisa juga bercerita mungkin karena pengalaman, membaca buku, cerita orang lain, atau pernah melihat gambar ketiga obyek itu. Apabila murid tersebut sama sekali belum tahu, belum pernah melihat dan dari televisi atau gambar di buku misalnya, maka betapa sulitnya kita menjelaskan hanya dengan kata-kata tentang obyek tersebut. Kalau kita seorang yang ahli bercerita, tentu cerita kita akan sangat menarik bagi murid-murid. Namun, tidak semua orang diberikan karunia kepandaian bercerita. Penjelasan dengan kata-kata mungkin akan menghabiskan waktu yang lama. Pemahaman murid juga berbeda sesuai dengan pengetahuan mereka sebelumnya, bahkan bukan tidak mungkin akan menimbulkan kesalahan persepsi.
Selain cara di atas, mungkin saja kita membawa murid studi wisata melihat itu. Cara ini merupakan yang paling efektif dibandingkan dengan cara lainnya. Namun berapa biaya yang harus ditanggung, dan berapa lama waktu yang diperlukan. Cara ini walaupun efektif tapi tidak efisien. Tidak mungkin untuk belajar semua orang harus mengalami segala sesuatu. Misalnya orang Kalimantan sulit apabila harus datang ke kota Bandung hanya untuk melihat proses pembuatan pesawat terbang di PT. IPTN atau ke bandara-bandara yang terdapat pesawat terbang. Cara lain adalah membawakan gambar, foto, film, video tentang obyek tersebut. Cara ini akan sangat membantu kita dalam memberikan penjelasan. Selain menghemat kata-kata, menghemat waktu, penjelasan anda pun akan lebih mudah dimengerti oleh murid, menarik, membangkitkan motivasi belajar, menghilangkan kesalahpahaman, serta informasi yang kita sampaikan menjadi konsisten.
Beberapa cara di atas adalah kegiatan yang real dapat dilakukan dan dipilih oleh guru dalam pembelajaran, namun pertanyaannya adalah cara manakah yang paling efektif. Cara pertama sebagai informasi verbal, cara kedua berupa pengalaman nyata, sedangkan cara ketiga informasi melalui media. Di antara ketiga cara tersebut, cara ketiga adalah cara yang paling bijaksana dilakukan. Media kita perlukan agar pembelajaran lebih efektif dan efisien. Untuk memperoleh nilai efektifitas yang tinggi dari sebuah media pembelajaran tidaklah mudah, guru seyogyanya harus memahami cara dan teknik dalam menggunakan media tersebut[1].
File Download
Aplikasi Media Dalam Pembelajaran PAI






No comments:
Post a Comment
Monggo Kawan - Kawan yuk Berkomentar ^_^